Misinews.id | Muratara, Sumatera Selatan- Di Jumat pertama pada awal tahun 2026, suasana pagi di Kabupaten Musi Rawas Utara terasa berbeda. Bukan karena hiruk-pikuk pergantian tahun, melainkan karena hadirnya kepedulian yang mengetuk dari pintu ke pintu rumah warga.
Unit Satuan Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas Utara (Muratara) kembali menegaskan komitmennya untuk berbagi kepada sesama melalui program rutin “Jumat Berbagi.”
Kegiatan sosial ini dilaksanakan pada Jum’at, 2 Januari 2026, dengan membagikan puluhan bingkisan sembako kepada warga kurang mampu di wilayah hukum Polres Muratara.
Kegiatan mulia ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Muratara, Iptu Nasirin, SH, MH, didampingi Kanit Pidsus IPDA Hendra, bersama anggota Reskrim lainnya. Mereka bergerak sejak pagi, menyusuri jalanan, gang-gang kecil, hingga mendatangi rumah warga secara door to door.
Iptu Nasirin mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar agenda institusi, tetapi inisiatif murni dari anggota Reskrim sendiri. Dengan hati yang ikhlas, para personel menyisihkan sebagian rezekinya demi membantu saudara-saudara mereka yang tengah berjuang di tengah keterbatasan ekonomi.
“Kami ingin hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga berbagi dan peduli terhadap sesama,” ujar Iptu Nasirin.
Bingkisan yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, telur, susu, gandum, roti, minyak sayur, serta bahan pangan lainnya. Puluhan paket tersebut diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, termasuk mereka yang ditemui sedang melintas di jalan dan masuk dalam kategori kurang mampu.
Senyum dan rasa haru tampak di wajah para penerima bantuan. Sebagian dari mereka bahkan tak mampu berkata-kata saat pintu rumahnya diketuk oleh aparat yang selama ini mereka kenal sebagai penjaga keamanan, kini hadir sebagai pembawa harapan dan penguat hati.
Warga pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi langkah Polres Muratara, khususnya Unit Reskrim, yang dinilai membawa dampak positif dan semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Di tengah situasi sulit yang masih dirasakan sebagian warga, program ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tak pernah menunggu kondisi sempurna. Kepedulian yang ditunjukkan para anggota Reskrim adalah bukti bahwa berbagi bukan soal seberapa banyak yang diberikan, tetapi seberapa tulus hati yang menyertainya.
Menutup kegiatan, Iptu Nasirin berharap bantuan ini dapat meringankan beban hidup warga meskipun tak besar nilainya.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara kita dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya dengan nada penuh harap.(mil)















