Misinews.id | PALEMBANG, – Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Palembang sukses menyelenggarakan kegiatan Darul Arqom Nasyiatul Aisyiyah II (DANA II) pada Sabtu-Ahad, 13-14 Desember 2025. Bertempat di Aula KH. Ahmad Dahlan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Palembang, kegiatan ini mengusung tema besar: “Kuatkan Ideologi Nasyi’ah Sebagai Gerakan Perempuan Tangguh Cerahkan Peradaban.”
Kegiatan pengkaderan formal tingkat menengah ini diikuti oleh kader-kader pilihan yang siap mengemban amanah organisasi di masa depan.
Fokus Utama: Ideologi dan Akhlak
Ketua Panitia Pelaksana, Neneng, dalam laporannya menyampaikan bahwa DANA II ini dirancang dengan tiga tujuan utama. Pertama, untuk memperdalam pemahaman kader mengenai ideologi Muhammadiyah. Kedua, memperkuat komitmen kolektif kader dalam berorganisasi.
“Kami ingin memperteguh peran Nasyiatul Aisyiyah (NA) sebagai organisasi kader perempuan muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam spiritual dan memiliki kekokohan dalam akhlak,” tegas Neneng.
Bekal Menuju Perempuan Tangguh
Senada dengan hal tersebut, Ketua PDNA Kota Palembang, Anica, menjelaskan bahwa selama dua hari penuh, para peserta dibekali dengan 7 materi strategis. Materi-materi tersebut mencakup aspek ideologi, praktik ibadah, kepemimpinan, hingga manajemen organisasi yang relevan dengan tantangan zaman.
Hadir pula memberikan arahan, Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Sumatera Selatan, Nelly Megawati, S.Pd. Beliau menekankan bahwa DANA II merupakan jenjang pengkaderan lanjutan yang hanya diikuti oleh orang-orang pilihan.
“Tantangan besar kita saat ini adalah menguatkan ideologi di tengah arus zaman. Melalui pengkaderan ini, kami berharap kader dapat mengikuti seluruh materi untuk memperkokoh pemahaman dan memperteguh komitmen dalam ber-NA dan ber-Muhammadiyah. Ini adalah bekal utama bagi perempuan muda usia 17-40 tahun untuk menjadi pribadi yang tangguh,” ujar Nelly.

Sejarah dan Visi Masa Depan
Salah satu narasumber utama, Prof. Dr. Muh. Mawangir, M.Ag., memaparkan materi mengenai sejarah panjang NA dan pentingnya menjadi perempuan yang terdidik. Beliau menekankan bahwa kader NA harus memiliki etos kerja yang tinggi namun tetap menikmati setiap prosesnya (bekerja yang digemari).
“Penting bagi NA untuk memiliki perencanaan atau planning yang matang, baik jangka pendek maupun jangka panjang, agar gerakan ini tetap relevan dan berdampak luas,” tutur Prof. Mawangir.
Acara ini menghadirkan deretan pemateri kompeten lainnya, di antaranya:
Mustofa, S.Ag., M.Pd.I. (Praktek Kehidupan Islami & Ibadah Praktis), Malida Somadi, M.Pd. (Peran Perempuan dalam Islam), Umti’ah, S.Ag., M.Pd.I. (Nasyi’ah Sebagai Gerakan Sosial), Bunga Mar’atush Shalihah, MA. (Fiqih Al-Ma’un), Sofia Hayati, MA. (Komunikasi dan Manajemen Organisasi)
Dengan selesainya DANA II ini, diharapkan lahir wajah-wajah baru pemimpin perempuan di Palembang yang siap mencerahkan peradaban melalui gerakan dakwah yang berkemajuan.*















