Misinews.id | PALEMBANG,– Rangkaian kegiatan Perkaderan Generasi Muda Keterbukaan Informasi yang digagas oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Selatan resmi ditutup pada Minggu (26/10/2025). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu, di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang.
Dari total 73 peserta yang mengikuti pelatihan, sebanyak 55 orang dinyatakan lulus dan resmi menjadi kader muda keterbukaan informasi.
Acara penutupan dihadiri seluruh komisioner KI Sumsel, antara lain Wakil Ketua Haidir Rohimin, Hadi Prayogo, Yopi Van Hoten, dan Muhamad Fatony.


Penutupan dilakukan langsung oleh Ketua KI Sumsel Joemartin Chandra, SH, MH, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Generasi Muda Keterbukaan Informasi (Gradasi) Sumsel.
“Rangkaian pelantikan dan perkaderan Gradasi ini menjadi langkah awal dan tonggak sejarah bagi organisasi ini untuk berkiprah dalam mendorong keterbukaan informasi di Sumatera Selatan,” ujar Joemartin dalam sambutannya.
Ia berharap para peserta yang telah dinyatakan lulus dapat berperan aktif di tengah masyarakat sebagai duta keterbukaan informasi.
“Saya berharap 55 kader muda yang lulus hari ini benar-benar menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, menyebarkan semangat transparansi dan keterbukaan,” tambahnya.
Joemartin juga mengungkapkan, setelah kegiatan perkaderan ini, masih ada sejumlah agenda yang akan digelar oleh KI Sumsel, seperti bedah buku Open Government dan Anugerah Keterbukaan Informasi.
“Kami ingin adik-adik kader muda terus terlibat aktif di berbagai kegiatan Komisi Informasi. Ini bukan akhir, tapi awal perjalanan panjang,” tegasnya.
Suasana penutupan berlangsung khidmat. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga membacakan Surat Keputusan kelulusan peserta dan secara simbolis menyerahkan sertifikat kepada lima peserta terbaik.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Komisi Informasi Sumsel untuk membangun generasi muda yang peduli terhadap transparansi, akuntabilitas, dan hak publik atas informasi.*









